Tidak ada entri.
Tidak ada entri.

BUAT GADIS PAPUA

aku mengagumimu
wahai dikau gadis bernama Papua
setangkai bunga yang tumbuh di pinggir taman
cantik mempesona sekalipun mentari yang sirik masih saja membakar kulitmu

tempatmu bukan disitu
seisi taman iri denganmu
ingin sekali aku memindahkanmu ke tengah
menantang mereka yang tak pernah mempedulikan keberadaanmu

hari ini aku menyapamu
wahai dikau gadis bernama Papua
seekor cendrawasih meminjamkan sayapnya untuk kumendekat padamu, sampai akhirnya aku tahu
mengapa tiba tiba saja kau menangis tersedu

pemberontakan itu kembali
kepongahan sedang mengejekmu
keegoisan menertawakanmu
wajah kekejaman menghampirimu

bangunlah bangun; kembalilah berdiri
gadisku adalah bunga yang tak pernah letih
meski kesedihan kian menjadi jadi
bungaku adalah ketegaran
karena alam di sekelilingmu tak pernah mengajarkan cerita manja

sirnakan kepiluan itu
mekarlah mekar; kembalilah merona
keindahan disekitar belukar milikmu
benih kebrutalan tak akan berarti dibalik pesona keanggunanmu
tersenyumlah untuk kebenaran agar semua tahu betapa indah senyummu

aku disini bersamamu
berteriak lantang kepada seluruh isi jagad raya yang belum mengenalmu..;
selagi suara masih mengijinkan bunyi..


KEKAGUMANKU DAN KESEDIHANKU BUAT DEWI ....

Dewiku...pujaan hatiku...
Dengarkanlah bisikan dalam perantaraan bayu...
Dengarkanlah dendang cinta dalam kalbuku...
Engkau yang kukagumi bagaikan ratu alam...
Melebihi keindahan sgala yang kulihat...

Namun pantaskah aku mendekatimu...
Memelukmu dan mengecup bibir manismu...
Ketika insan lainnya jua mengejar hatimu...
Bagaikan ranting yang patah ketika tumbuh...
Perasaanku patah karna indah rupamu...

Kau sempurna bagaikan matahari...
Penuh sinar harapan dan kebaikan sejati...
Engkau bagaikan air di tengah-tengah gurun..
Namun sampaikah aku padamu oh kasih...
Jikalau dalam perjalanan dahagaku tlah membunuh..

Andaikata kau tau maksud dan isi hatiku....
Datanglah kemari dan ingin kubuktikan semuanya..
Tataplah mataku dan lihatlah pelangi kesungguhan..
Karna kebahagiaanmu adalah tujuan hatiku...
Sedihku pilu jikalau kau jatuh kepada yang lain

SUJUD DALAM TAHAJUDKU..

Masih tertegun aku di sini..
Di ruang pengap..
Gelap tak berpenghuni
Derum belalang bermotorpun tak lagi memaki..
Sunyi..seakan menanti

Kuhampar sajadah panjang...
Dalam peluk doa aku terbaring..
Senandung tasbih pun beriring
Pada khusukku yang tak bergeming..

Air matapun mengalir begitu saja..
Aku yang kerdil di hadapan-Nya
Tak mampu bercengkerama dengan tawa
Tahajudku yang hanya untuk dia
Kuharap...dapat melebur semua dosa


Perlahan pasti...
Aku terjepit pada sujud hingga pagi..
Syukur selalu kuucap dalam hati...
Terima kasih ya...Rabby..
Masih kau izinkan aku menengok mentari
Sampai bernafasku saat ini...


Cerita Sekilas

Cerita kisah cinta antara kita berdua hanya sekilas saja….
Kenangan suka maupun duka cinta kita hanya sekilas telah berlalu .....
Bayangan dan senyumanmu pun masih sekilas dalam benakku .....

Andaikan saja waktu dan jarak tidak memisahkan kita.....
Andaikan saja cerita kisah cinta sekilas kita bisa berlanjut......
Mungkin dan mungkin hanya bukan sekilas ..........

Biarlah cerita sekilas hari berganti hari menjadi kenangan....
Biarlah sekilas wajahmu terbayang di benakku.....
Dan biarlah kenangan sekilas menjadi mimpi tidurku.

Hanya kau dan aku yang tau cerita sekilas kita....
Hanya cerita sekilas yang kutulis........




Kunci Kehidupan

INGATLAH :

Kunci kejayaan adalah taat kepada Allah dan RasulNya
Kunci rejeki adalah usaha disertai Istighfar dan Ketakwaan
Kunci surga adalah Ketauhidan
Kunci keimanan adalah merenungi ayat – ayat Allah
Kunci kebajikan adalah Kejujuran
Kunci kehidupan adalah merendahkan diri kepada Allah dan meninggalkan dosa
Kunci ilmu adalah baik dalam bertanya, memperhatikan dan mendengarkan
Kunci kemenangan adalah sabar
Kunci keberentungan adalah Ketakwaan
Kunci penambahan adalah syukur
Kunci kecintaan pada akhirat adalah zuhud terhadap dunia
Kunci terkabulnya doa adalah berdoa


Surat untuk Negeriku ... yang di tulis kakakku

 Untuk Saudaraku

Assalamu’alaikum Wr.Wb,

Alhamdulillah, walaupun saya hanya dilahirkan di SBT dan kemudian dibesarkan di tanah rantauan,tetapi hati saya senantiasa berada di SBT. Karena saya memiliki masyarakat yang sangat cintai dan kasihi. Masyarakat yang senantiasa membuat saya berurai air mata dan bermimpi andai saja saya mampu dan diberikan kemampuan yang berkecukupan dalam pengetahuan,materi dan waktu yang luang untuk bersama mereka, saya ingin mengantarkan mereka kehidupan yang lebih layak. Kesehatan,pendidikan dan masa depan yang lebih layak dari kehidupan mereka hari ini. Masyarakat yang jauh dari sentuhan kesehatan,pendidikan apalagi teknologi, tapi saya bangga mereka memiliki keluhuran budi yang tinggi yang senantiasa mengjunjung tinggi adat istiadatnya. Saya bangga dapat duduk berbicara dengan mereka, mencicipi makanan yang mereka buat atau bersenda gurau dengan anak – anak mereka.Tetapi setiap kali saya melihat anak-anak mereka saya selalu bersedih dan berharap mereka kelak dapat berhasil seperti ”Andre Hirata”. Perjalanan yang mereka tempuh untuk menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar saja sampai berkili-kilo meter. Apalagi harus menempuh SMP dan SMA,mereka terpaksa harus meninggalkan kampung halamannya dan ke ibu kota kecamatan untuk menyelesaikan studinya. Saya berharap semoga setiap perjuangan panjang mereka untuk sekolah dapat memberikan penghidupan yang layak bagi mereka dan keluarganya kelak.

Tuntutan jaman dan teknologi dalam mencari kehidupan yang layak, menjadikan masyarakat yang hanya berizasah SD,SMP dan SMA tak akan lagi dapat diterima, apalagi ditambah dengan adanya KKN yang semakin menggila di kabupaten ini. Siapalah mereka dan siapalah orang yang mereka punya untuk meluruskan jalan mereka kesana?.

Harapan untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi selalu ada pada diri mereka. Tetapi bagaimana mereka dapat melakukannya sementara kehidupan orang tua mereka yang masih jauh dari berkecukupan sandang, pangan maupun papan,apalagi kebutuhan tertier.

Ada harapan untuk untuk menerima beasiswa dari pemerintahan SBT, tapi apakah Kabupaten SBT mampu menyekolahkan seluruh anak yang tidak mampu (sementara seluruh desa di SBT jika ditinjau maka dapat dikategorikan dalam desa Miskin dan Tertinggal). Belum lagi ditambah dengan penerimaan beasiswa bantuan belajar ke Perguruan Tinggi yang juga sarat KKNnya. Kalaupun mendapat beasiswa,beasiswanya pun pasti sudah terkorupsi oleh tangan – tangan kotor yang mengambil bagian tertentu di tiap tingkatan admistrasi pemerintahan. Kalau sudah begitu,apakah mereka mampu hidup di tanah rantau dengan bantuan yang seminimal itu? Belum ditambah lagi dengan kurangnya perhatian pemerintah setelah pemberian beasiswa yang kurang terhadap mereka.

Sementara itu dihadapan saya melihat penerima beasiswa hasil KKN yang ternyata memiliki kemampuan keuangan yang berlebihan dengan bangga membangga-banggakan dirinya. Padahal pengakuan akan keilmuannya hanya sejengkal. Allah SWT,maha adil sesuatu yang diperoleh dengan mudah akan pergi juga dengan mudah. Biasanya waktu mereka untuk menerima beasiswa akan selesai dan mereka pun belum menyelesaikan studinya.

Sementara itu pejabat-pejabat SBT, disibukkan dengan menyekolahkan anaknya di berbagai sekolah dan Perguruan Tinggi yang terkenal dan tentunya fakultasnya pun dipilih yang terbaik.Dan membiarkan anak-anak masyarakatku terbelenggu dengan berbagai dilema pendidikan. Maka biarkan para anak – anak pejabat SBT menikmati kekayaan hasil korupsi orang tua mereka, Allah SWT Maha Adil dan Bijaksana biasanya para pejabat SBT yang korup menyekolahkan anak-anak mereka dengan latar pendidikan memadai namun penglihatan anak – anak para pejabat yang senantisa termanja dengan berbagai fasilitas hasil korupsi dibutakan dengan kesenangan mencari kemewahan hidup,berfoya - foya sehingga lupa dengan tugasnya untuk menuntut ilmu.
Insya Allah setelah habis massa jabatan orang tuanya maka tak satu pun ilmu yang dapat mereka kuasai. Maka sesungguhnya harta yang mereka peroleh terbuang percuma dan akan habis oleh waktu

Saya tak dapat memberi harta namun saya hanya berharap masyarakat yang saya cintai dapat berubah diawali dengan mulai berpikir untuk memperbaiki kehidupan yang lebih layak. Membuang jauh rasa kemalasan yang ada dalam diri mereka, Memperhatikan pendidikan bagi anak – anak dan generasi mereka kelak. Ilmu merupakan kekayaan yang tak terukur dan tak akan pernah habis oleh waktu. Andai pemerintahan SBT senantiasa KKN dalam menerima CPNS, bukankah dengan ilmu alam, ilmu sosial, matematika yang diperoleh dapat menjadi modal untuk menguasai dan menggarap lahan – lahan kosong serta menelusuri kekayaan laut yang kita miliki. Jangan malu menjadi petani,nelayan,pedagang, ataupun wiraswasta, karena sesungguhnya itu lebih baik dan mulia dari pada bekerja pada penjilat dan pemakan harta orang banyak.


Wasalamu’alaikum wr.wb,